Contoh Pantun Cinta Terlengkap 2016

Contoh Pantun Cinta - Cinta, satu kata yang memiliki banyak arti. Cinta memberikan gairah baru bagi sang pecinta. Ada sepenggal lagu yang dalam liriknya mengatakan "jatuh cinta, berjuta rasa". Banyak orang yang mengutarakan perasaan cintanya lewat sebuah lagu. Tapi, bukan hanya dalam sebuah lirik lagu orang-orang mampu mengungkapkan rasa cintanya. Pantun Cinta juga mampu digunakan untuk mengungkapkan perasaan cinta. Di blog ini akan dipaparkan beberapa Contoh Pantun Cinta yang sangat romantis yang bisa Anda kirimkan kepada orang-orang yang Anda cintai. Check this out.

contoh pantun cinta

Jalan-jalan sama si Tata.
Jangan lupa membeli roti.
Waluaupun kau jauh di mata. 
Tapi kau dekat di hati.

Burung gelatik di atas nampan.
Paling enak dijadikan pancingan.
Kamu cantik aku tampan.
Cocok banget kalo jadian.

Jalan-jalan ke pulau dewata.
Jangan lupa membeli paku.
Akan kuberikan kau cinta
dengan sepenuh hatiku.

Meski hanya buah jambu.
Tapi bisa di ramu.
Meski jarang ketemu.
Cintaku hanya untukmu.

Jalan-jalan ke gunung jati.
Sambil makan ikan pati.
Aku cinta kamu sampai mati.
Kamu juga kan cinta aku sampai mati.

Jalan jalan ke kota Pati.
Jangan lupa beli cinderamata.
Aku cinta kam sampai mati.
Sampai maut memisahkan kita.

Besi ditempah, dijadikan belati. 
Aku berani sumpah, cuma kamu yang ada di hati.

Anak bebek mandi di kali. 
Anak angsa makan roti. 
Biar cinta kita cuma sekali. 
Tapi akan ku bawa sampai mati.

Naik sepeda kena paku.
Minum jamu sambil baca buku.
Kalau garuda itu di dadaku.
Kalau kamu ada di hatiku.

Jalan pagi-pagi.
Jangan lupa ngajak santi.
Walau kita tidak bersama lagi.
tapi kau selalu di hati.

Beli ikan di Belgia.
Di buka dan dibagi rata.
Akan ku berikan kau bahagia.
Tanpa luka dan air mata.

Tukang jamu, jualan sambil lari. 
Apapun permintaanmu, pasti akan aku beri.

Ada dewa Syiwa, dulu suka diminta. 
Yang lain asuransi jiwa, aku mau asuransi cinta.

Ada kuda tapi rendah.
Makan kentang tak jemu.
Tak ada mimpi yang indah.
Selain mimpi tentangmu.

Beli jamu sama peniti.
Hanya kamu yg ada dihati.

Tak selalu jalan rata.
Adakalanya berkelok tak rata. 
Aku tak lihai merangkai kata.
Namun aku sanggup membuatmu cinta.

Si Rima bertemu Safee Salli.
Pas lagi jalan bareng anya.
Aku cuma mencintaimu sekali.
Tapi untuk selamanya.

Jalan-jalan keliling dunia.
Cuma untuk beli akuarium.
Yang sangat membuatku bahagia.
Waktu melihatmu tersenyum.

Makan sepiring berdua.
Bagai cinta yang setia.
Pusingku pulih tiba-tiba.
Dikarenakan kau obati dengan salam sapa.

Mentari tidak pernah keluar.
Dikarenakan lagi tengah gerimis.
Dikarenakan watakmu amat sabar.
Bikin cintaku untukmu tidak dapat habis.

Buah rambutan kulitnya berbulu.
Bila merah tandanya masak.
Bila benar-benear cinta berikan ke penghulu.
Jangan sampai hanya di bibir saja.

Meskipun cuma buah jambu.
Tetapi ini dapat diramu.
Walaupun jarang ketemu.
Cintaku cuma untukmu.

Jalan-jalan ke samarinda.
Tidak lupa bawa bambu.
Makin lama makin bahagia.
Lihat kamu berkerudung ungu.

Kalau mau menanam tebu.
Tanamlah di dekat pohon jambu.
Kalau kau cinta padaku.
Bilang saja I LOVE YOU.

Makan roti minumnya susu.
Susunya di campur madu.
Walaupun tadi kita sudah ketemu.
Tapi hatiku masih terasa rindu.

Aku sedang minum jamu.
Minum di bawah pohon jambu.
Aku tak mau kehilangan kamu.
Karena ku sangat mencintaimu.

Pagi pagi sudah sarapan.
Lauknya ikan teri.
Selamat pagi aku ucapkan.
Untukmu kekasih hati.

Pulang belanja dari pasar baru.
Tidak lupa beli kacang.
Neng cantik yang menunggu.
Awal bulan kita tunangan.

Sore-sore makan sekoteng.
Belanjanya di pasar baru.
Abang sayang yang ganteng.
Neng disini sudah menunggu.

Kalau Cinta Ya Bilang Cinta.
Kalau Sayang Ya Bilang Sayang.
Jangan Ditunda Tunda.
Nanti Di Ambil Orang.

Kemanapun kaki melangkah.
Aku selalu mengurai doa.
Kemanapun cinta merambah.
Aku selalu mengurai setia.

Malam Senin ada tamu.
Masuk rumah pake sepatu.
Kalo adek mau jadi Pacarku.
Alhamdulillah yah sesuatu.

Hati senang diundang pesta.
Sahabat lama yang sedang dinanti.
Apakah ini artinya cinta.
Jika tanpa tulus di hati.

Meskipun saya udah kenyang.
Terus mesti minum jamu.
Wanita yang ku sayang.
Bolehkah saya bertamu?

Jalan-jalan ke kota paris.
Banyak tempat tinggal berbaris-baris.
Supaya mati diujung keris.
Asal bisa dinda yang manis.

Ke cimanggis beli kopiah.
Kopiah indah kan kau dapati.
Demikian banyak gadis yang singgah.
Cuma dinda yang memikat hati.

Anak-anak membawa tas.
Membawa tas pergi sekolah.
Sayang, selamat beraktifitas.
Serta semoga bisa rezeki barokah.

Dikarenakan anda tetap jujur.
Bikin hatiku jadi tambah sayang.
Sayang, sehabis sholat dhuhur.
Ku ucapkan selamat makan siang.

Padang hijau berjalur-jalur.
Tempat bermain pelanduk nakal.
Ingat kekasih menjelang tidur.
Air mata ‘basahi di bantal.

Bawa tandu tunda di jalan.
Bawalah juga sebilah bambu.
Kalau kau rindu tengoklah bulan.
Disana kita bisa bertemu.

Di pinggir kolam makan bubur.
Jangan lupa pakai keripik.
Dari semalam saya tak bisa tidur.
Selalu teringat akan wajahmu yang cantik.

Beli kain warnanya merah.
Dari kediri pakainya batik.
Di godain jangan marah.
Salah sendiri punya wajah cantik.

Nasi uduk masih hangat.
Belinya di pinggir jalan.
Yang lagi duduk manis banget.
Boleh nggak kita kenalan.

Beribu-ribu pohon beringin.
hanya satu si pohon randu.
saat malam terasa dingin.
hanya wajahmu yang aku rindu.

Pohon selasih tumbuh melata.
Tumbuh perdu jauh di sana.
Sepasang kasih mabuk bercinta.
Siang merindu malam merana.

Rumah di kota amatlah bersih.
Tempat bermain si orang kaya.
Berpantang mata berasa kasih.
Jumpa yang lain lupakan saya.

Anak itik mulailah terbang.
Ambilkan dedak berilah makan.
Janganlah adik merasa bimbang.
Segala kehendak abang tunaikan.

Ada budak membuang dedak.
Penuh setimba di celah batu.
Berdua tidak, bertiga pun tidak.
Kekasih hamba hanyalah satu.

Juragan pisau makan buah.
Buah kotor kena tinta.
Jangan risau jangan gundah.
Karena derita bumbu cinta.

Beli kain warna nya merah.
Dari kediri pake nya batik.
Di godain jangan marah.
Salah sendiri punya wajah cantik.

Beribu-ribu pohon beringin.
hanya satu si pohon randu.
saat malam terasa dingin.
hanya wajahmu yang aku rindu.

buah salak baru dipetik.
buah dukuh buah delima.
ada banyak wanita cantik.
cuma kamu yg aku cinta.

buah salak baru dipetik.
buah dukuh buah delima.
ada banyak wanita cantik.
cuma kamu yg aku cinta.

Dinda cantik tinggi semampai.
Dada bidang rambut mengurai.
Putih melepak lembut gemulai.
Kakanda melihat rasa terkulai.

Walau banyak bunga di taman.
Bunga mawar masih dikenang.
Walau banyak kupunya teman.
Dalam hatiku dinda seorang.

Pohon selasih tumbuh melata.
Tumbuh perdu jauh di sana.
Sepasang kasih mabuk bercinta.
Siang merindu malam merana.

Tinggi-tinggi burung merbuk.
Terbang melayang ke tanah rata.
Hati teringat mulut menyebut.
Wajah terbayang di depan mata.

Hujan basah habis pun basah.
Duduk sendiri tidak mengapa.
Sudah lama kita berpisah.
Baru kini kita berjumpa.

Di celah batu bunga terselit.
Lembut debu bunga seroja.
Kasih tuan kasih di kulit.
Tanam tebu di bibir saja.

Rumah di kota amatlah bersih.
Tempat bermain si orang kaya.
Berpantang mata berasa kasih.
Jumpa yang lain lupakan saya.

Pokok selasih pokok bayam.
Dalam kepuk buah berangan.
Seorang kasih seorang sayang.
Tidak bertepuk sebelah tangan.

Rumput kuberantas habis rata.
Burung serindik mematuk betik.
Beribu melintas di depan mata.
Hanyalah adik yang paling cantik.

Menjadi tamu di hari raya.
Penganan sura rasanya tawar.
Hendak bertemu apakah daya.
Hanya suara menjadi penawar.

Anak itik mulailah terbang.
Ambilkan dedak berilah makan.
Janganlah adik merasa bimbang.
Segala kehendak abang tunaikan.

Membawa peti dari malaka.
Berisi pakaian si anak raja.
Kalau hati sudah merasa suka.
Semua keadaan indah di mata.

Ikan batu di atas bara.
Pohon selasih di tepi kota.
Pikiran buntu badan sengsara.
Bila kekasih jauh di mata.

Ada budak membuang dedak.
Penuh setimba di celah batu.
Berdua tidak, bertiga pun tidak.
Kekasih hamba hanyalah satu.

Mata genit beradu pandang.
senyum adik menggoda abang.
ayolah dik kita melayang.
menuju negri jauh di sebrang.

jika aku seorang pemburu.
anak rusa kan kudapati.
jika dinda merasa cemburu.
tanda cinta masih sejati.

darimana datangnya lintah.
dari sawah turun ke kali.
darimana datangnya cinta.
dari mata turun ke hati.

Meski aku sudah kenyang.
Tetap harus minum jamu.
Perempuan yang ku sayang.
Bolehkah aku bertamu.

Kalau mau menanam tebu.
tanamlah di dekat pohon jambu.
kalau kau cinta padaku.
bilang saja I LOVE U.

Ada harta tidak terjaga.
Ada peti tidak terkunci.
Bahana cinta anak remaja.
Sekejap kasih sekejap benci.

Anak ayam belajar berenang.
Anak itik di paya bakau.
Mulut menyebut hati terkenang.
Rindukan adik jauh di rantau.

Anak bangsawan menjahit tabir.
Sulam di tepi siku keluang.
Benci tuan cuma di bibir.
Dalam hati membara sayang.

Menaiki kereta merknya honda.
Pergi selayang kerumah hanapi.
Bila cinta mekar di dada.
Siang terkenang malam termimpi.

Mulanya duka kini menjadi lara.
Teman tiada hanyalah sendu.
Bila rindu mulai membara.
Itulah tanda cinta berpadu.

Juragan pisau makan buah.
Buah kotor kena tinta.
Jangan risau jangan gundah.
Karena derita bumbu cinta.

Paling cakep burung gelatik.
Di atas awan terbang melayang.
Emang banyak wanita cantik.
Cuman ade yang abang sayang.

Pohon sagu jatoh di tebang.
Pohon duku di bikin sarang.
Jangan ragu jangan bimbang.
Cinta ku hanya untuk mu seorang.

Beribu-ribu pohon beringin.
hanya satu si pohon randu.
saat malam terasa dingin.
hanya wajahmu yang aku rindu.

buah salak baru dipetik.
buah dukuh buah delima.
ada banyak wanita cantik.
cuma kamu yg aku cinta.

buah salak baru dipetik.
buah dukuh buah delima.
ada banyak wanita cantik.
cuma kamu yg aku cinta.

Dinda cantik tinggi semampai.
Dada bidang rambut mengurai.
Putih melepak lembut gemulai.
Kakanda melihat rasa terkulai.

Walau banyak bunga di taman.
Bunga mawar masih dikenang.
Walau banyak kupunya teman.
Dalam hatiku dinda seorang.

Pohon selasih tumbuh melata.
Tumbuh perdu jauh di sana.
Sepasang kasih mabuk bercinta.
Siang merindu malam merana.

Tinggi-tinggi burung merbuk.
Terbang melayang ke tanah rata.
Hati teringat mulut menyebut.
Wajah terbayang di depan mata.

Hujan basah habis pun basah.
Duduk sendiri tidak mengapa.
Sudah lama kita berpisah.
Baru kini kita berjumpa.

Di celah batu bunga terselit.
Lembut debu bunga seroja.
Kasih tuan kasih di kulit.
Tanam tebu di bibir saja.

Rumah di kota amatlah bersih.
Tempat bermain si orang kaya.
Berpantang mata berasa kasih.
Jumpa yang lain lupakan saya.

Pokok selasih pokok bayam.
Dalam kepuk buah berangan.
Seorang kasih seorang sayang.
Tidak bertepuk sebelah tangan.

Rumput kuberantas habis rata.
Burung serindik mematuk betik.
Beribu melintas di depan mata.
Hanyalah adik yang paling cantik.

Inilah beberapa Contoh Pantun Cinta yang dapat kami kumpulkan untuk kalian semua. Semoga contoh pantun cinta ini bisa membuat hubungan Anda dan pasangan Anda semakin romantis. Sekarang, kalian juga bisa membaca beberapa Contoh Pantun-Pantun Terbaru lainnya. Sekian dan terima kasih atas kunjungannya ke blog kami.

0 komentar